Prasyarat & rujukan (tidak diulang di sini)
- Mekanik laporan (IS/BS/CF): FSA Lab M1–M18
- Mekanik interim: FSA Lab M38
- Latihan baca filing real: Bedah Sendiri KLBF
- 3-statement modelling: FMVA Sprint Hari 01–04
1 · Cash flow adequacy — pertanyaan pertama lender
Sebelum rasio apapun, lender menanyakan satu hal: apakah kas operasi cukup membayar kewajiban utang tahun ini?
| Ukuran | Rumus (mata lender) | Ambang sehat |
|---|---|---|
| DSCR (Debt Service Coverage Ratio) | CFO ÷ (cicilan pokok + bunga) | ≥ 1,25× |
| Interest coverage | EBITDA ÷ beban bunga | ≥ 3× (korporasi) |
| CFO / total utang | CFO ÷ total liabilitas berbunga | ≥ 20% |
2 · Debt capacity — berapa MAKSIMAL boleh dipinjamkan?
Kapasitas utang = level utang maksimum di mana borrower tetap memenuhi DSCR minimum dalam skenario wajar:
- Ambil CFO yang dinormalisasi (rata-rata 3 tahun, buang one-off).
- Tentukan DSCR minimum yang kamu tuntut (mis. 1,25×).
- Debt service maksimum = CFO normalisasi ÷ 1,25.
- Kurangi debt service dari utang existing → sisa = ruang untuk utang baru.
- Konversi ke limit pinjaman via tenor & bunga (anuitas).
Ini bukan valuasi — ini pagar. Beda disiplin, beda tujuan.
3 · Kualitas laba dari mata lender
Investor suka accruals (tanda pertumbuhan). Lender curiga pada accruals (tanda kas belum masuk):
- Sloan ratio tinggi (accruals besar vs aset) = laba "kertas" — capacity yang dilaporkan melebih-lebihkan capacity yang sebenarnya.
- CFO/NI < 1 bertahun-tahun = laba tidak menjadi kas. Untuk lender, ini lampu kuning berkedip.
- EBITDA vs CFO: EBITDA mengabaikan modal kerja & pajak & bunga. Lender yang memakai EBITDA mentah untuk DSCR sedang menipu dirinya sendiri.
Keputusan K2 — Worksheet Debt Capacity
Kasus (FIKTIF — PT Nusantara Logistik). Angka dalam Rp miliar:
| Pos | 2023 | 2024 | 2025 |
|---|---|---|---|
| CFO | 42 | 48 | 45 |
| Laba bersih | 30 | 38 | 55 |
| Debt service existing (pokok+bunga)/tahun | 28 | ||
| Total utang berbunga existing | 120 | ||
Tugas: (1) hitung CFO normalisasi (rata-rata 3 thn); (2) hitung DSCR existing; (3) dengan DSCR minimum 1,25×, berapa debt service maksimum? (4) berapa ruang utang baru per tahun? Tulis angkanya + vonis: layakkah diberi tambahan kredit Rp40 miliar (tenor 4 thn, bunga 11%)?
Kunci (cek setelah mengerjakan): CFO norm = 45; DSCR = 45÷28 = 1,61×; debt service maks = 45÷1,25 = 36; ruang = 36−28 = 8/thn. Cicilan Rp40M/4thn @11% ≈ Rp12,9M/thn > 8 → tidak layak penuh; laba 2025 yang melonjak tanpa CFO = accruals — lampu kuning.
Quiz & Gerbang
Butuh ≥80% untuk lulus modul ini.