Prasyarat & rujukan
- Wajib: FSA Lab M33 — teori 4 lensa analis kredit (tidak diulang di sini).
- Konteks: FSA Interview Bank (18 Q&A umum).
1 · Kerangka 5C (+1)
Setiap keputusan kredit diuji terhadap lima C klasik — plus satu C modern yang paling menentukan:
| C | Pertanyaan | Yang dicari analis |
|---|---|---|
| Character | Bisakah dipercaya? | Rekam jejak pembayaran, reputasi manajemen, transparansi laporan |
| Capacity | Mampukah membayar? | Arus kas operasi vs kewajiban utang (DSCR) — ini C terpenting |
| Capital | Berapa modal sendiri yang dipertaruhkan? | Ekuitas / leverage; pemilik yang tidak menaruh modal = tidak serius |
| Collateral | Apa yang bisa disita? | Nilai agunan & likuiditasnya — perlindungan terakhir, bukan alasan memberi |
| Conditions | Bagaimana kondisi industrinya? | Siklus sektor, regulasi, posisi kompetitif |
| Cash flow (C ke-6, modern) | Dari mana tepatnya pembayaran berasal? | Kualitas & stabilitas CFO; lender modern menaruh ini di atas collateral |
2 · Lender vs investor — beda otak
| Investor (ekuitas) | Lender (kredit) | |
|---|---|---|
| Upside | Tidak terbatas — makin besar makin baik | Terbatas pada bunga + fee yang disepakati |
| Downside | Harga turun (bisa tunggu) | Gagal bayar (tidak bisa "tunggu" — uangnya hilang) |
| Fokus analisis | Pertumbuhan, valuasi, moat | Stabilitas kas, downside protection, covenant |
| Pertanyaan inti | "Berapa return-nya?" | "Kapan saya dibayar kembali?" |
| Sikap terhadap risiko | Dihargai bila return sepadan | Dihindari / diberi harga / dipagari struktur |
Karena upside terbatas dan downside bisa total, analis kredit dibayar untuk pesimis secara profesional — itulah mengapa "keraguan adalah pekerjaan".
3 · Alur kerja credit
- Origination — borrower / relationship manager mengajukan kebutuhan.
- Analysis — analis menilai 5C+1, menyusun credit memo (di sinilah kamu bekerja).
- Committee — komite kredit menantang analis (bukan menyetujui mentah-mentah).
- Documentation — term sheet → perjanjian kredit + covenant + agunan.
- Monitoring — pantau kuartalan; rating internal bisa naik/turun.
- Workout — bila bermasalah: restructure, tambah agunan, atau tarik fasilitas.
Analis yang baik menulis memo seolah akan diinterogasi komite — karena memang akan.
4 · Profil peran (dari posting real)
Ringkasan peran Credit Analyst / Credit Risk Analyst di fintech & perbankan Indonesia (disusun dari pola posting lowongan aktual):
- Tugas inti: analisis kelayakan debitur, penyusunan credit memo, rekomendasi limit & struktur, monitoring portofolio.
- Skill yang diminta berulang: baca laporan keuangan, DSCR & proyeksi cash flow, pemahaman covenant, Excel modelling, menulis memo yang tajam.
- Pembeda kandidat kuat: bisa menjelaskan mengapa satu angka penting untuk keputusan (bukan sekadar menghitung), dan berani memberi rekomendasi reject beralasan.
Keputusan K1 — Penilaian 5C
Kasus (FIKTIF — PT Sinar Kemas, manufaktur kemasan, mengajukan kredit modal kerja Rp8 miliar, tenor 3 tahun):
- Character: pemilik 15 tahun di industri, tidak pernah menunggak di bank sebelumnya.
- Capacity: CFO 3 tahun terakhir stabil Rp4–5 miliar/tahun; DSCR proyeksi 1,6×.
- Capital: ekuitas Rp12 miliar vs total utang existing Rp18 miliar (D/E 1,5×).
- Collateral: gudang + mesin, nilai likuidasi estimasi Rp10 miliar.
- Conditions: industri kemasan tumbuh moderat, 2 kompetitor besar masuk tahun lalu.
- Cash flow: 70% penjualan ke 3 pelanggan besar (konsentrasi).
Pilih vonismu, lalu tulis 1 paragraf: C mana yang paling menguatkan, C mana yang paling mengkhawatirkan, dan struktur apa yang kamu minta (mis. covenant / agunan tambahan / tenor).
Quiz & Gerbang
Butuh ≥80% untuk lulus modul ini.